Monday, October 8, 2012

Persiapan Mencari Uang Di Negeri Orang



Kedengarannya sangat menarik dan yang ada di dalam benak anda adalah "penghasilan yang besar" dan  "kesuksesan". Kalau bicara masalah penghasilan tentu kita sudah tahu mana yang lebih besar dibandingkan di negara sendiri, namun sebelum kita menjalaninya, apa saja yang harus kita persiapkan untuk bekerja di luar negeri?

 Pertama adalah kita harus mempunyai niat dan motivasi yang kuat, apakah memang anda perlu bekerja diluar negeri? dan motivasinya apa? Tanpa semua itu maka anda akan salah pilih jalan untuk bekerja di negeri orang. Karena akan timbul banyak masalah dikemudian hari kalau tidak ada niat dan motivasi. Bagi yang sudah punya niat kuat bekerja di luar negeri, tidak usah risau, berpikirlah bahwa anda akan berwisata ke negeri orang sambil menghasilkan uang. Dengan niat anda pingin membangun rumah impian, beli kendaraan, renovasi rumah dan sebagainya. Alasan- alasan seperti itu yang akan membuat anda bertahan dan punya keberanian yang kuat untuk bekerja di luar negeri.

Yang kedua adalah bahasa. Bahasa asing, terutama Inggris adalah modal utama untuk bekerja di luar negeri, apalagi kalau punya bahasa negara yang akan anda bekerja, maka akan lebih baik lagi. Dengan modal bahasa asing ini maka akan mempengaruhi tingkatan pekerjaannya. Jadi kita tidak hanya menjadi pekerja non formal. Banyak pekerjaan formal di luar negeri yang bisa dilakukan, mulai dari bekerja di perkantoran, perhotelan, perusahaan, rumah sakit, pertambangan dan lainnya. Kalau pun kita bekerja di non formal,  dengan mengerti bahasa maka tidak akan ada perlakuan yang tidak baik, tidak adil atau jelasnya adalah dengan berkomunikasi yang baik dan dimengerti, maka kita tahu apa yang "harus" dan "yang tidak harus", ini seperti semacam tanda dan rambu- rambu. Disamping itu kita akan mempunyai nilai lebih dan dihargai oleh mereka. Bisa anda bayangkan, seandainya kita hanya mengandalkan bahasa isyarat? Lambat laun bisa memicu emosi antara anda dan mereka.

Ketiga adalah kita harus persiapkan mental yang baik. Jika anda melalui agen tenaga kerja, anda harus teliti dan kalau perlu selalu bertanya. Kesehatan anda sangatlah penting, maka itu anda harus melakukan "General Check Up" di rumah sakit yang ditunjuk.Perlu diketahui dengan jelas dan ini sangat penting adalah kontrak kerja, (kontrak kerja sangat penting untuk dibawa dan dipersembahkan untuk petugas Immigrasi di negara tujuan) bacalah dengan teliti kapan mulai bekerja dan kapan selesai bekerja, nama perusahaan atau pribadi. Tanyakan berapa penghasilan yang akan anda dapatkan, apakah hitungannya per hari atau per bulan, berapa biaya untuk pengurusan passport, visa kerja, dokumen lainnya dan fee untuk agennya, tanyakan masalah asuransi, bonus dan upah lembur juga harus jelas ditanyakan. Tanyakan apakah ada libur dan cuti kerja, lalu berapa lama cutinya. Kalau bisa anda harus buat "Check List" agar lebih terorganisasi dan tidak menyesal dikemudian hari. Jangan merasa malu dan dianggap tidak mengerti karena banyak bertanya, karena kebanyakan orang asing itu selalu bertanya dan bertanya. 
Keempat kita harus mengetahui kemana atau negara mana anda akan bekerja. Cobalah mencari informasi negara tujuan nanti bekerja dari internet atau buku panduan. Yang harus kita ketahui bahwa negara yang akan kita datangi berbeda kebudayaannya, masakannya, kebiasaannya, cara berpikirnya, dan cara mereka bekerja. Mungkin ada yang tegas, cepat dan tidak tergantung orang, atau juga ada yang santai, enak suasananya, masih bisa bertanya dan sebagainya. Karena begitu nanti kita berbaur dan bekerja dengan orang asing maka kita harus belajar memahami kebiasaan mereka. Yang selalu menjadi masalah bagi yang bekerja di luar negeri adalah anda merasa tidak pernah punya teman di negara orang karena terganggu oleh bahasa, lalu ujung- ujungnya pingin pulang karena rindu rumah, sahabat, pacar atau orang tua. Disinilah anda di uji apakah mampu melewati fase- fase itu? Biasanya begitu tiba di negara orang masih sangat segar di pikirannya, namun selang beberapa bulan mulai timbul semacam "flash back" yang menggangu hari- hari anda lalu kemudian menjadi tidak betah.

Yang kelima adalah anda harus ingat bahwa dimana pun kita harus rajin menabung kan. Terutama anda yang bekerja jauh di negara orang, selalu berpikir bahwa anda tidak akan terus bekerja di luar negeri. Mumpung penghasilannya besar makanya cobalah menabung dan mengelola keuangan dengan baik. jangan sampai anda berprinsip bekerja di luar negeri seperti seorang pegawai negeri atau menganggap menjadi pegangan hidup.

Selamat mencoba


No comments:

Post a Comment