Wednesday, April 22, 2015

Bekerja di usia lanjut

Sebenarnya usia tidak harus menjadi penghalang untuk dapat bekerja tetapi tidak semua negara dan perusahaan mau menerima pegawainya diantara usia 40 keatas. Kalau di negara berkembang  jangankan yang usia tua, yang generasi muda saja sudah sulit mendapatkan pekerjaan. Tidak seimbangnya antara pekerja dan lapangan pekerjaan. Bagi negara maju usia tua disalurkan oleh Pemerintahnya untuk dapat bekerja sesuai kebutuhan dan porsinya. Mulai dari bekerja harian sampai bulanan yang formal. Di negara berkembang anggapannya bahwa usia tua itu sudah harus mencapai puncak jabatan dan menduduki posisi-posisi penting setelah sekian puluh tahun bekerja. Usia lanjut seperti tinggal menunggu pengusiran terhormat dari instansi atau perusahaan alias pensiun. Generasi muda yang seharusnya di garis depan, mereka harus membangun pondasi agar kuat dan bisa mandiri. 

Kebanyakan perusahaan memasang iklan pekerjaan dengan maksimum usia produktif 25 - 30 tahun untuk posisi awal hingga level Manàjer.
Dengan proses dan prosedur demikian sanggup menyerap tenaga kerja lebih baik lagi dan sekaligus salah satunya adalah biaya yang akan dikeluarkan perusahaan lebih rendah
.
Terkadang resume seorang lanjut usia menjadi penghalang. Perusahaan mungkin lebih senang mencari yang belum pengalaman sehingga mereka bisa membentuk karakternya dan etos kerjanya. Untuk posisi pengambil keputusan memang generasi tua lebih bijak dan pengalaman namun kapasitas nya tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang tersedia. Generasi muda memerlukan contoh dan pegangan, oleh sebab itu mereka harus bekerjasama secara menguntungkan.
Ketika seseorang usia lanjut melamar, mungkin ada keraguan dalam menyikapi resume nya berhubung sudah banyak pengalaman dan yang dilamar posisi untuk jabatan biasa tentu menjadi semacam keganjilan. Padahal tidak semua sependapat dengan hal-hal mitos tersebut. 
 
Setiap orang berbeda-beda pendapat mengenai pekerja usia tua. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan bagi perusahaan dan pribadi.
Tidak semua orang itu berhasil dalam hidupnya. Orang mengatakan usia 40 adalah dimana kehidupan sudah mapan dan sukses. 
Setiap orang berhak untuk dapat pekerjaan dan perusahaan wajib membayar nya. 
Terkadang perbauran antara generasi tua dan muda tidaklah mudah. Yang tua merasa senior dan banyak pengalaman, sedang yang muda memerlukan bimbingan dan pengalaman jadi tergantung dengan dirinya masing-masing bagaimana antara kedua Ayah dan anak bisa bersatu.
Mungkin anda pernah merasa bahwa yang tua sulit untuk berdampingan dengan yang muda. Semakin tua harusnya lebih matang dan bijaksana. Re-generasi ini tidak bisa dihindarkan karena suatu saat yang tua akan meninggalkan jabatan dan pekerjaan dan yang muda meneruskan dan harus lebih terampil lagi.
Penyaluran pekerjaan tidak harus sektor formal saja. Mereka membutuhkan pekerjaan untuk kelangsungan hidupnya bukan berdasarkan dari daftar riwayat hidup yang sampai 3 halaman.

Generasi muda dan tua saling mendukung, meneruskan pekerjaan yang dulu dikerjakan mereka.
Mungkin pekerjaan-pekerjaan seperti ini lah yang cocok bagi usia tua. 
Generasi tua itu ibaratnya seperti mobil masa lalu dan generasi muda sekarang menggunakan mobil yang cepat, ber teknologi tinggi dan modern.

 Generasi kami juga berbeda selera musik, band dan lain-lain nya.