Showing posts with label Sexual. Show all posts
Showing posts with label Sexual. Show all posts

Wednesday, July 1, 2015

Ciri-ciri Wanita butuh hubungan intim


Ada sejumlah tanda yang memperlihatkan jika Wanita sedang membutuhkan hubungan intim. Beberapa tanda tersebut dikatakan sebagai tanda jika seorang Wanita sedang butuh hubungan seksual karena terkadang  ketika Wanita itu mengalami tanda tersebut di dirinya terlihat memiliki gairah yang tinggi untuk bercinta.

•Suasana hati yang mengantuk•
Hal ini berhubungan dengan hormon oksitosin di dalam tubuh wanita itu berkurang. Wanita  membutuhkan rangsangan agar hormon tersebut kembali normal dengan cara bercinta.
•Raut wajah tampak lebih tua•
Terkadang Wanita akan terlihat lebih tua karena menampilkan raut wajah yang tidak bergairah. Bercinta menjadikan wanita lebih muda akibat ketika berhubungan seksual dapat memproduksi kolagen yang membuat wanita terlihat lebih muda dan kulit pun terlihat lebih mulus.
•Di wajah tiba-tiba muncul jerawat•
Biasanya menjadi tanda wanita sedang mengalami siklus menstruasi karena hormon progesteron . Namun ketika jerawat yang berpengaruh pada siklus menstruasi ini bisa disembuhkan ketika wanita melakukan hubungan seksual.
•Suasana Moody•
Wanita terkadang dalam suasana moody yang naik turun tanpa jelas. Hal ini disebabkan akibat kurangnya hormon endorfin sehingga wanita lebih membutuhkan rasa bahagia. Dan dengan bercinta dapat membuat seseorang merasa lebih bahagia dan jauh dari rasa stres.
•Konsumsi obat penahan sakit•
Ketika wanita sering menggunakan obat penghilang sakit ini dikarenakan wanita membutuhkan zat antibodi yang tinggi di dalam tubuhnya. Dengan bercinta ini menjadi obat alami untuk meningkatkan antibodi sebesar 30 persen.
•Kurang percaya diri•
Gejala ini bisa muncul ketika Wanita ingin berhubungan intim. Dengan bercinta memiliki manfaat untuk meningkatkan rasa percaya diri wanita.

Sunday, June 21, 2015

Pengertian biseksual

Biseksualitas merupakan ketertarikan romantis, ketertarikan seksual, atau kebiasaan seksual kepada pria maupun wanita. Istilah ini umumnya digunakan dalam konteks ketertarikan manusia untuk menunjukkan perasaan romantis atau seksual kepada pria maupun wanita sekaligus. Istilah ini juga didefinisikan sebagai meliputi ketertarikan romantis atau seksual pada semua jenis identitas gender atau pada seseorang tanpa mempedulikan jenis kelamin atau gender biologis orang tersebut, yang terkadang disebut panseksualitas.

Biseksualitas adalah salah satu dari tiga klasifikasi utama orientasi seksual, bersama dengan heteroseksualitas dan homoseksualitas, yang masing-masing merupakan bagian dari Rangkaian kesatuan heteroseksual-homoseksual. Suatu identitas biseksual tidak harus memiliki ketertarikan seksual yang sama besar pada kedua jenis kelamin; biasanya, orang-orang yang memiliki ketertarikan pada kedua jenis kelamin tetapi memiliki tingkat ketertarikan yang berbeda juga mengidentifikasikan diri mereka sebagai biseksual. Biseksualitas umumnya dikontraskan dengan homoseksualitas, heteroseksualitas, dan aseksualitas.

Biseksualitas telah teramati terdapat dalam berbagai golongan masyarakat manusia dan juga pada kelompok hewandi sepanjang sejarah tertulis. Istilah biseksualitas, sebagaimana hetero- dan homoseksualitas, diciptakan pada abad ke-19 M.


Biseksualitas sebagai sebuah identitas peralihan juga telah dipelajari. Dalam sebuah penelitian longitudinal atas perkembangan identitas seksual pada remaja lesbian, gay, dan biseksual {LGB), Rosario dkk "menemukan bukti atas konsistensi yang cukup dan perubahan identitas seksual LGB sepanjang waktu". Para remaja yang telah mengidentifikasi diri sebagai gay/lesbian sekaligus biseksual pada penilaian awal, kira-kira tiga kali lebih sering mengidentifikasi diri sebagai gay/lesbian dibandingkan biseksual pada penilaian berikutnya. Para remaja yang hanay mengidentifikasi sebagai biseksual pada penilaian awal, 60–70% tetap berpegang pada identitas tersebut, sementara sekitar 30–40% mengasumsikan identitas gay/lesbian. Rosario dkk menduga bahwa "meskipun terdapat para remaja yang secara konsisten mengidentifikasi diri sebagai biseksual sepanjang penelitian, pada remaja yang lain, identitas biseksual menjadi suatu indentitas transisional sebelum mereka selanjutnya mengidentitaskan diri sebagai gay/ biseksual." Sebaliknya, sebuah penelitian longitudinal yang dilakukan oleh Lisa M. Diamond terhadap para wanita yang mengidentifikasi diri mereka sebagai lesbian, biseksual, atau tanpa keterangan, menemukan bahwa "lebih banyak wanita yang menggunakan identitas biseksual/tanpa keterangan daripada melepaskannya," selama suatu periode yang panjangnya adalah 10 tahun. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa "para wanita biseksual/tanpa keterangan memiliki keseluruhan distribusi yang stabil atas ketertarikan terhadap sesama-jenis/lawan-jenis." Diamond juga meneliti biseksualitas pria, menyebutkan bahwa survei penelitian tersebut menemukan "hampir sama jumlah pria yang berubah pada satu titik dari gay menjadi biseksual, queer, atau tanpa keterangan, dengan dari identitas biseksual menjadi gay."


Waspadai gejala biseksual jika sudah tidak bisa dikontrol lagi, misalnya saja memiliki pacar sesama jenis padahal sudah menikah. Keadaan ini perlu diatasi dengan melakukan konsultasi psikologi. Sebab jika keadaan ini dibiarkan terus terjadi, maka ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Keutuhan rumahtangga bisa terganggu, memberi contoh yang tidak baik bagi anak-anak, dan penularan penyakit kelamin. Penyakit kelamin ini bisa ditularkan dari pasangan seksual penderita biseksual.

Salah satu cara untuk mengetahui orientasi seksual seseorang adalah melalui matanya. Seseorang dengan orientasi heteroseksual akan membesar bagian pupil matanya ketika memandang lawan jenisnya. Sedangkan seseorang yang memiliki kecenderungan biseksual akan membesar pupil matanya saat melihat lawan jenis dan juga sesama jenisnya. Rasa tertarik terhadap sesama jenis ini juga ditunjukkan sama seperti ketika mereka tertarik pada lawan jenisnya. Misalnya saja menjadi salah tingkah, wajah tiba-tiba merah padam dan lain sebagainya.

•Kecederungan Biseksual•

Kecenderungan biseksual bisa disebabkan berbagai hal. Berikut ini beberapa penyebab munculnya kecenderungan biseksual pada seseorang.

•Gangguan psikoseksual di waktu kecil yang tidak ditangani dengan tepat
Terjadinya gangguan pada syaraf otak
Hubungan yang terlalu dekat dengan sesama jenis
•Kebiasaan mencoba-coba memainkan genital di masa anak-anak dan pubertas yang dilakukan untuk menambah pengalaman seksual
•Terjerumus ke dalam pergaulan biseksual yang secara perlahan akan mempengaruhi orientasi seksual seseorang.
Nah, berdasarkan penyebabnya inilah ada kecenderungan biseksual yang bisa disembuhkan dan ada pula yang tidak bisa disembuhkan. Kecenderungan biseksual yang disebabkan kelainan pada syaraf otak cukup sulit disembuhkan. Sementara itu, kecenderungan biseksual yang disebabkan pergaulan atau pertemanan dengan sesama jenis yang terlalu dekat memiliki peluang untuk disembuhkan. Tetapi tentu saja proses penyembuhan ini membutuhkan waktu yang cukup lama, kesabaran, dan niat yang kuat.

Para orangtua yang memiliki anak, sebaiknya melakukan tindakan-tindakan pencegahan agar kecenderungan biseksual tidak terjadi. Misalnya saja dengan melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak, memberikan pendidikan seksual sejak dini dan membangun komunikasi yang terbuka dengan anak.

Waspadai gejala biseksual sejak dini agar bisa segera dilakukan tindakan penyembuhan. Semakin dini diketahui, tentunya kecenderungan ini memiliki peluang yang lebih besar untuk disembuhkan. Sebaliknya, kecenderungan yang terlambat diketahui akan membawa anak pada keadaan-keadaan yang semakin sulit untuk diselesaikan. Semoga bermanfaat.

Saturday, June 20, 2015

Apakah Nymphomaniac itu?

Mungkin istilah nama ini jarang kita dengar karena ini adalah terjemahan dari Wanita pecandu seks "nymphomaniac"
Banyak yang beranggapan pecandu seks hanya terjadi pada Pria saja, mungkin karena seorang pria pihak yang selalu agresif saat diranjang. Pria dianggap penuh dengan imajinasi dan fantasi sexual. Tapi kenyataannya seorang wanita juga bisa mengalami masalah kecanduan seks. Agresitivitas dan pihak yang mengawali aktivitas seks juga bisa diselesaikan oleh wanita.

Menurut istilah medis, nymphomania tidak dapat disamakan dengan sifat seseorang yang senang bersanggama tanpa pilih-pilih pasangan. Seorang wanita bisa saja hobi berhubungan seks dengan siapa pun tanpa harus menjadi seorang nymphomaniac. Sebaliknya, seorang nymphomaniac sulit menghindari kebiasaan bersetubuh tanpa pandang bulu. Kasarnya, nih, begitu ‘klik’ langsung ‘hajar’!

Ilmu psikiatri masa kini telah mempersempit definisi nymphomania menjadi sebuah kondisi spesifik dengan tiga elemen yang terpisah. Yang pertama dan terpenting adalah dorongan seks yang tidak terkontrol-gairah yang begitu konstan dan tidak pernah puas.

Pada dasarnya, sih, nymphomaniac adalah pemilik gairah yang tak ada henti-hentinya. Para wanita yang sering berhubungan seks dengan siapa saja biasanya masih mempunyai gairah seks yang normal.

Tapi mereka justru terdorong oleh faktor lain, seperti pemberontakan masa remaja, sampai depresi. Motif apa pun penyebabnya, mereka ingin menghindari sesuatu yang menyakitkan dan berusaha memperoleh perasaan dicintai dan disayangi.

Sejak lama, para ahli menaruh perhatian khusus pada nymphomania. Seabad lalu misalnya, para doktor menduga bahwa penyebabnya adalah gangguan menstruasi, wasir, dan cacing usus.

Akhirnya para ahli sadar kalau kondisi nymphomania nggak hanya karena gangguan yang kasat mata tapi juga berakar dari masalah kejiwaan.

Kenali wanita pecandu seks lewat beberapa ciri berikut :

1. Senang jadi magnet perhatian

Wanita yang menderita kecanduan seks (nymphomaniac) membutuhkan perhatian dari lebih dari satu orang. Dia bisa pergi sejauh apapun untuk menjadi magnet bagi banyak pria. Jadi, berhati-hatilah jika pasangan Anda menebar pesona pada seluruh teman, kolega, dan atasan Anda, ataupun pria yang baru ditemuinya.

2. Selalu dalam suatu hubungan

Wanita penderita kelainan sexual ini akan terus mendorongnya meneruskan seri baru dalam hubungan dengan pria lain. Salah satu alasan nya mengapa mereka tidak pernah bisa sendiri karena mereka tidak bisa berdiri sendirian atau hidup secara mandiri.

3. Seks sangat dominan

Mereka tidak peduli apa yang Anda katakan padanya, mereka hanya akan menguraikan arti atau konotasi seksual untuk memuaskan dirinya sendiri. Wanita dengan kelaian seksual ini akan melampirkan setiap percakapan dengan erotisme yang akhirnya mengarah pada hubungan seks.

4. Seks adalah obat

Menghadapi hidup sehari-hari yang kadang baik dan buruk situasinya, berhadapan dengan kecemasan, dan masalah lainnya, satu-satunya obat yang bekerja untuknya adalah seks. Dia tidak bisa melupakannya. Dengan seks semua permasalahan bisa lenyap untuk sementara.

5. Terlalu sering, terlalu cepat

Itulah keinginan nya dari sebuah hubungan . Sementara wanita normal cukup dengan berciuman dan berpelukan, bagi mereka hal semacam itu sudah terbakar dengan keinginan membara untuk berada di tempat tidur dengan melakukan hubungan seksual, dengan penuh perintah untuk karena mereka biasanya mendominasi permainan.

6. Bagaimana jika ditolak dan lihat lah reaksinya

Terkadang Pria mengalami hari di mana libidonya sedang rendah dan gagal membalas gairah pasangannya. Dengan Anda berani menolak seorang nympho atau pecandu seks, maka dia akan menyentuh pola perilaku yang ekstrem, termasuk meludahi Anda, depresi, dan rasa takut terhadap penarikan dari segala sesuatu di sekelilingnya. Kecenderungan yang lebih ekstrem bunuh diri juga bisa menjadi pertimbangannya bagi pengidap yang sudah sangat parah.