Jika seseorang berada dalam keadaan antara hidup dan mati dan jaraknya tersebut setipis udara, apakah yang ada dalam benak mereka?
Diibaratkan seseorang berdiam diantara daratan dan udara yaitu jurang. Tidak artinya seseorang bermaksud untuk mengakhiri hidupnya atau juga ketika seseorang menemukan ajalnya akan berakhir tetapi ini kiasan yang menggambarkan hidup seseorang itu demikian.
Friday, June 26, 2015
Setipis udara
Air mengalir (Cerita singkat)
Sudah setengah jam menunggu di ruangan ini dan hari ini saya akan bertemu dengan petinggi perusahaan yang menawarkan kerja sama. Rasanya saya terjepit waktu dan kesempatan, bagaimana tidak mungkin jika mereka datang tepat waktu saya sudah beres dengan pertemuan makan siang bersama "si pembuat ide". Dari kaca jendela itu saya akhirnya melihat beberapa orang datang menghampiri ruangan ini.
"Selamat siang, maaf Pak macet bikin kita terlambat".
Sudah tentu itu alasan tepat di penjuru Dunia ini. Ada tiga orang kiriman dari Perusahaan itu dan salah satunya pasti sekretarisnya. Langsung kami membicarakan urusan bisnis di atas meja bundar tersebut. Pertemuan itu berlangsung hampir 2 jam lebih hingga saya sudah jenuh dengan penjelasan mereka yang menurut saya tidak bisa dilanjutkan untuk bekerjasama. Tetapi hal itu tidak membuat suasana lesu sebab di sebrang saya duduk Wanita yang dengan telitinya menyimak lalu sesekali menulis pernyataan atasannya. Kepercayaan dirinya sangat menonjol dengan gerakan tubuhnya yang diatur sedemikian rupa. Bicaranya menunjukan dia sangat berhati-hati namun fokus pada inti masalah.
Sudah hampir sebulan ini pengajuan dan pengenalan produk mereka berlangsung secara rutin dan pantang menyerah sehingga saya jadi sering bertemu Wanita itu. Satu atau dua kali pertemuan mungkin biasa saja, tidak ada yang diamati selain atasannya berdiri di depan sambil menjual produknya. Tetapi setelah beberapa waktu setiap saya bertanya dan ngobrol santai terlihat perubahan pada dirinya. Saya justru tidak kuat menatap dia, namun sebaliknya dia begitu fokus menatap kedua bola mata saya. Yang saya pikirkan tidak sejauh itu, wajar saja seseorang antusias ngobrol dan tatapannya seolah ingin mengatakan sesuatu. Ehm...apa iya demikian?
Baiklah saya lupakan cerita itu dan semenjak produknya akhirnya diterima dua bulan lalu saya pun tidak pernah bertemu dia lagi.
Saya mencoba cari tempat parkir yang hari ini rupanya penuh, oh iya weekend panjang. Sambil lihat kanan kiri lalu saya melihat dua orang sedang berbincang-bincang dan posisi kendaraan yang depan tidak beraturan. Kelihatannya yang didepan mau keluar atau masuk dengan cara mundur lalu yang belakang ketabrak depannya. Yang Pria itu tampak kesal dengan kejadian ini dan si Wanita yang ditabrak cuma diam sambil melipatkan kedua tangannya ke dadanya dan masih tersenyum.
Saya juga kesal jadi tidak bisa lewat karena depannya terhalang sedikit oleh mobil Bapak itu makanya saya langsung turun dari mobil. Ketika saya menoleh ke arah si Wanita ternyata dia nih yang sekretaris itu.
"Eh kirain siapa? Iya nih Bapak ini mau keluar tapi malah mundur". Kata si Wanita menyapa saya.
Akhirnya saya mencoba menengahi mereka. Saya coba melihat posisi kendaraan mereka ternyata benar kata Wanita itu dia ditabrak pas msu turun dari mobilnya. Kemudian kenapa sampai nabrak padahal ada ruang satu meter? Siapa sih yang mau jujur kalau sudah tahu salah. Namun saya akan bersikap adil dan bijaksana. Saya lihat jenis transmisinya kemudian disekitar ban belakang ada garis tebal bekas rem. Sepertinya dia terkejut dan tidak berharap sampai menabrak. Akhirnya saya sampaikan ke Bapak ini,
"Bapak tahu tidak bahwa sudah masuk ke R yang seharusnya D?" Si Bapak ini seolah tidak yakin dengan kesalahannya padahal saksinya jelas ketika mau turun dari mobilnya. Akhirnya Bapak ini kasih kartu nama dan ktp nya bahwa mobilnya juga di asuransi jadi sekalian saja bawa ke bengkel asuransi yang ditunjuk. Haduh dari tadi kenapa harus seperti ini yah, toh kalau di asuransi tidak usah ribet. Intinya mungkin saya harus bertemu si sekretaris ini. Setelah beberapa menit jalan dengannya, ternyata dia seorang yang supel. Aku pikir kok ada saja topik pembicaraannya. Apa mungkin dia tertarik atau sifatnya yang begitu. Saya tidak bermaksud lebih jauh tetapi rasanya kebetulan ini bikin saya penasaran. Sampai akhirnya kita memutuskan untuk makan malam di sebuah lokasi perbelanjaan itu. Nah saya pikir kalau Wanita bisa diajak makan berdua artinya dia belum punya pacar nih. Logikanya kan begitu. Dia tidak berkelakuan seperti saat resmi waktu bekerja, saat ini terlihat santai dan antusias saat ngobrol. Pembicaraan pun tidak menuju hal-hal yang pribadi dan bukan juga membicarakan orang lain. Sesekali senyumnya terlihat malu-malu. Saya sebenarnya sedang bingung dengan situasi ini. Namanya juga laki-laki selalu mempertanyakan "sesuatu". Hingga sebelum kami pulang, dia mengatakan,"Kapan-kapan kita wisata kuliner lagi yuk?".
Ok lupakan pertemuan dan makan malam itu. Mungkin sebuah hari yang beruntung buat kami berdua. Kesempatan seperti itu tidak mungkin terjadi lagi kecuali kita memintanya.
Sore yang melelahkan menuju rumah, persimpangan jalan saya berhenti karena lampu merah. Saya tidak perhatikan bahwa disebelah kiri itu ada seseorang kelihatannya sedang senyum-senyum sambil memandang arah saya. Ah ternyata si dia rupanya. Dari balik jendela kaca saya berteriak,
"Kamu suka nonton ga?".
Lalu dia pun berteriak,
"Film itu kan lagi diputar sekarang".
Wow sepertinya selera kita sama tuh.
"Iya, aku juga pingin nonton itu!".
Walau dibelakang suara klakson bunyi tapi kita tidak perduli. Tidak lama telepon genggamku bunyi, lalu terdengar suara singkat.
"Jemput aku nanti yah?"
Ok kali ini perlu dipertanyakan dan diperjelas batasan sebuah arti "sedang jatuh hati" dan "kebetulan". Saya dan dia tidak mengatur semua perjumpaan itu. Semuanya mengalir bagai air.
Ada kekuatan yang muncul dari benak saya dan perasaan saya saat itu meledak-ledak bagai kembang api di pesta tahun baru. Kebayang kan?
Saya cuma berpikir seolah berjalan diatas awan, semuanya dengan cara begitu saja. Tidak ada ketakutan, pembohongan, rasa percaya diri yang murni seolah kami harus bertemu dengan seadanya. Saya berpikir apapun dan bagaimanapun dia pada akhirnya, saya tidak perduli sebab kenyamanan ini tidak tergantikan. Saya tahu bahwa semakin dalam saya terlibat saya harus siap menerima apapun adanya. Disitulah peranan seseorang yang menginginkan arti sebuah hubungan selamanya. Saya belum tahu dia, begitu juga dia terhadap saya. Siapa yang akan perduli dan permasalahkannya? Saya sudah nyaman jadi kenapa harus mempertanyakannya? Saya tahu bahwa itu bukan hanya sebuah cinta, saya bisa merasakan sesuatu keluar dari hatinya dan itu sangat luar biasa.
Apa kamu jenis Pria introvert
Berbagai macam cara orang untuk menjawab jatuh cinta itu, ada yang terkadang si dia menggunakan cara menyiksa dirinya sendiri, ada yang dengan cara mudah dan tidak ribet cara menyampaikannya. Setiap orang mempunyai hak untuk mencintai seseorang itu dengan caranya masing-masing.
Kamu tahu tidak bahwa di Dunia ini ada dua tipe manusia? Pertama Manusia yang extrovert dan kedua adalah Manusia yang introvert.
•Orang yang extrovert lebih mudah mengutarakan perasaan mereka, lebih terbuka, lebih supel, dan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru.
•Sementara jenis yang introvert justru kebalikannya. Jangankan mau mengungkapkan perasaan mereka, untuk bicara ke orang yang baru dikenalnya saja sudah gugup banget.
Bisa kita bayang kan bagaimana dilematis dan campur aduknya perasaan mereka ketika lagi naksir seseorang?
Kira- kira bagaimana isi hati seorang introvert itu ketika sedang dilanda cinta kepada pujaan hatinya tentu dilakukannya secara diam-diam.
Membahas yang seseorang yang introvert lebih menarik. Begini nih penjelasannya.
Bagi seorang introvert, semua hal-hal kecil tentang kamu adalah sesuatu yang menarik untuk diamati dan dicermati. Dari jauh kamu mungkin tidak sadar, tapi sebenarnya aku itu memperhatikan gerak-gerik kamu dari jauh dan senyum-senyum sendiri lihat kamu dan photo kamu. Misalnya, aku ingat betapa kerennya kamu dengan warna pakaian itu ketika kita pulang kerja, ingat kan waktu aku senyum-senyum salah tingkah seperti kucing main bola padahal itu aku lagi mengatakan betapa bahagianya aku saat ketemu kamu dan buat aku jadi salah tingkah. Ingat ga waktu aku bilang juga suka dengan apa yang kamu suka lalu pas mau berangkat pulang aku sentuh pundakmu dengan sekuat tenaga dalam, padahal jantung ini mau copot loh? Eh nyampe nya lembut juga kan?
Terkadang sama teman saja bingung mau ngobrol apa tapi aku lebih suka kalau BBM an atau di medsos, kalau ngobrol langsung aku harus basa-basi sama orang baru bisa jadi sesuatu yang menakutkan buatku.
Buat seorang introvert menulis adalah cara yang jauh lebih mudah untuk mengungkapkan perasaan daripada bicara secara langsung. Makanya aku itu susah banget mau ngobrol sama orang yang ditaksir, yaitu kamu. Oleh sebab itu seorang introvert seperti aku cenderung jadi penggemar rahasia mu. Tapi aku bukan agen rahasia loh? Mengagumi kamu dari jauh sambil terus mengamati dan ngumpulin informasi seputar kamu. Duh ribet yah...
Bermaksud pengin banget ngajak ngobrol supaya bisa kenal kamu sedikit demi sedikit. Setidaknya supaya kamu sadar bahwa aku si introvert ini bukan makhluk halus yang tak tampak. Tapi gimana nih caranya mau ngobrol sama kamu, baru lihat kamu dari jauh saja serasa copot jantung ini udah gitu pakai lebay lagi. Terus waktu aku mau deketin kamu, tiba-tiba kepikiran semua kemungkinan buruk yang mungkin terjadi, tiba-tiba badan ini langsung panas dingin. Gimana kalau ternyata dia sebenernya kenal aku tapi aku sudah terlanjur punya pikiran yang nggak banget di matanya, gimana kalau dia itu jadi mundur, gimana kalau ternyata dia biasa-biasa saja. Waduh ribet nih! Kok bisa punya pikiran gitu?
Ketika aku punya keberanian, yang entah darimana datangnya dan akhirnya aku berhasil ngobrol sama kamu, tolong dong hargailah yang aku katakan. Bayangkan kalau kamu adalah seorang introvert seperti aku. Betapa sulitnya kan? Serba salah dan bingung. Aku pada dasarnya nggak terlalu suka bicara. Seringkali lidah aku sendiri seakan mengkhianati aku dengan bikin semua hal yang pengin aku katakan keluar dari mulut secara tidak beraturan.
Waduh dengan kondisi kayak gini, kamu memberanikan diri untuk ngobrol ke dia. Ibaratnya diri kamu sendiri saja sudah gugupan gitu. Sekarang kamu harus ngobrol dengan seseorang yang bikin hati, pikiran, dan detak jantung kamu tambah kencang? Bisa jadi petaka loh!
Setiap Manusia ada kekurangan dan kelebihannya, seorang introvert walau terlihat sedikit berbeda,
•Seorang introvert itu peduli sama isi kepala kamu. Seorang introvert tidak suka ngobrol yang basa-basi, mereka suka pembicaraan yang lumayan serius. Kalau kamu bisa nyambung dengan obrolan ini sama aku, aku akan merasa sangat senang seperti sudah nemuin soulmate. Yang paling penting, perlu diketahui bahwa orang-orang introvert selalu butuh waktu untuk menyendiri. Seandainya semuanya berjalan lurus dan mulus maka si introvert ini baru menemukan sosok kekasih nya di diri kamu. Jangan merasa kaget dan heran kalau aku tiba-tiba menjauh bukan berarti aku tidak menghargai kamu dan sudah susah payah ngedeketin kamu cuma untuk menjauh begitu saja. Aku cuma butuh waktu untuk beradaptasi dengan keberadaan kamu. Aku butuh beberapa saat untuk sendirian, dengan pikiran, caraku dan ide-ideku sendiri. Kesendirian ini adalah semacam isi ulang sebuah batere yang aku butuhkan setelah seharian harus berinteraksi dengan banyak orang.
Ciri-ciri Pria yang introvert:
•Bertanya tentang anda kepada teman wanita anda.
Karena sikapnya yang pemalu, biasanya dia akan malu saat bertemu anda, maka untuk menanyakan sesuatu yang ada pada diri anda dia akan menanyakannya pada teman wanita anda.
Salah tingkah.
Perubahan ini yang terlihat jelas dari dirinya. Saat dia berada dekat dengan anda dia akan melakukan hal – hal yang menunjukkan bahwa dia sedang salah tingkah. Sikap ini sangat mudah dikenali jika anda jeli memperhatikannya.
•Beralasan untuk menemui anda.
Saat pria introvert tertarik pada wanita, dia akan mencari – cari alasan untuk dapat menemui anda seperti nonton, organisasi, minta nasihat atau sejenisnya.
•Berubah selera.
Dia akan cenderung mengubah tampilan fashionnya. Dan jeli memperhatikan gaya rambut dan penampilannya saat bersama anda.
•Memberi hadiah.
Diam – diam dia menyiapkan kado hadiah untuk anda. Pria yang cuek ini berusaha mendekat dan mengatasi salah tingkahnya dengan memberikan kado hadiah kepada wanita yang ia taksir.
•Tidak pernah menolak.
Saat anda membutuhkan bantuannya, dalam keadaan apapun dia akan berkata “iya” tanpa berusaha membuat alasan untuk menolak permintaan anda.
•Defensif.
Ketika ada orang yang menjelekkan anda dia tidak akan menerimanya, dan dia akan berusaha membela wanita yang ditaksirnya.
•Suka memuji.
Dia akan memuji anda walau dengan kata malu – malu karena memang latar belakangnya pendiam maka saat memuji dilakukan dengan malu – malu.
"Jadi kesimpulannya adalah, yang paling aku inginkan dari kamu itu adalah sederhana yaitu aku dianggap ada.”
Wednesday, June 24, 2015
Asalnya rasa sayang itu dari mana?
Tentunya kita bisa merasakan rasa sayang itu harus dulu mengenal lebih jauh orangnya. Ibarat pepatah "Tak kenal maka tak sayang". Rasa sayang itu datangnya belakangan setelah cinta. Tetapi apa pemicunya? Banyak hal yang bisa membuat seseorang menyayangi orang tersebut.
•Seorang Ibu sangat mencintai anaknya dan sampai mengurus anaknya mulai sejak dikandungan hingga lahir dan tumbuh dewasa. Hubungan yang erat antara Ibu dan jabang bayi sudah membangun rasa cinta dan sayang. Ketika si jabang bayi menendang-nendang dalam perut si Ibu dan ketika melahirkan berusaha sekuat tenaga mengeluarkan bayi antara hidup dan mati. Lalu ketika sudah lahir ke Dunia, di tatapnya si bayi mungil dengan sabar, diperhatikannya si bayi dengan cermat, di dengarnya si bayi menangis lalu semua keindahan dari Tuhan itu memicu timbulnya rasa memiliki dan kasih sayang tiada akhir.
•Ketika seseorang jatuh cinta maka bisa jadi karena beberapa hal.
Terkadang sulit dijelaskan apa itu. Lalu bagaimana akhirnya bisa timbul rasa sayang?
Waktu merupakan jawaban dari hal itu. Seiring waktu berjalan maka di antaranya terdapat sayang itu. Jika seseorang merasa diperhatikan, dianggap ada maka lama- lama timbul rasa sayang itu. Atau bisa jadi disebabkan suatu penderitaan yang teralami, misal si dia sakit parah terbaring di rumah sakit, si dia orangnya penyabar dan lembut lalu kita merasa iba dan bersalah jika kita marahi atau berbohong. Bisa juga karena si dia terlalu jujur dan bloon hingga kita merasa sayang dan menganggap diri kita jahat.
Dari air mata pun bisa memicu rasa sayang. Dari kelemahan seseorang juga sanggup membuat kita sayang kepada orang tersebut.
Pada akhirnya rasa sayang itu tidak akan hilang karena begitulah komposisi kimiawi dalam otak dan perasaan Manusia namun untuk memunculkannya tidaklah mudah. Anda bisa saja memalsukan cinta namun untuk urusan sayang sangat sulit. Tubuh dan organ-organ vital Anda akan menunjukan hal itu.
Bentuk dari rasa sayang itu selalu positif. Sebuah cinta bisa saja palsu dan itu hal yang negatif. Cinta hanya sebuah kata-kata yang sementara, namun rasa sayang itu berada jauh di dalam jiwa Manusia. Jika seseorang mengatakan sayang, lihatlah orang tersebut apakah benar menunjukan ciri sayang kepadamu? Kata-kata itu harus yakin dan asli karena tidak ada kadaluarsanya. Jadi sebaiknya berhati-hati mengucapkan kata sayang itu.
Rasa sayang itu bisa mengorbankan penghalang antara suka dan mencintai. Seseorang akan merelakan cinta nya pergi dimiliki orang lain demi sayang nya kepada orang tersebut. Bisa kita lihat bagaimana kedua Orang Tua kita merelakan anak tersayang nya dilamar seseorang.
Seseorang masih sanggup tersenyum bahagia walau cintanya habis dimakan waktu karena masih ada tersisa rasa sayang dalam dirinya. Seseorang yang sekian lama berpacaran dan tidak berjodoh.
Rasa sayang itu tidak harus saling memiliki. Rasa sayang itu juga berisi sebuah niat yang tulus dan ikhlas.
Rasa sayang itu tidak bisa kita ciptakan dan bangun tetapi dengan cara sendirinya muncul dari diri kita.
Seorang bijak mengatakan bahwa setiap Manusia dikaruniai rasa sayang dan temukanlah dengan melihat dari sisi yang berbeda pada orang tersebut.
Bukalah hatimu dan jagalah sebaik-baiknya untuk menerima kebaikan dalam hidup ini. Hati yang mati adalah hati yang tertutup dan kotor sehingga seseorang tidak pernah akan merasakan dan mengerti apa kasih sayang itu.
Mungkinkah dia jodohku?
Jodoh adalah misteri yang tidak pernah terkuak. Tidak jarang orang terjebak dalam kegelisahan yang tak berujung itu karena masalah siapa, kapan pendamping hidup kita. Memang wajar dipertanyakan dan siapa orangnya yang tidak mau menemukan si dia yang dengan nyaman bersama kita dan menemani hingga tua.
Kemudian timbul pertanyaan bagaimana kita bisa tahu kalau seseorang itu jodoh kita? Apakah ada tanda-tanda yang bisa menunjukan hal tersebut? Secara logika memang bisa kita raba dan lihat bahwa ada tanda-tanda ini baik-baik untuk memutuskan apakah pasangan yang sedang kamu kencani memang benar-benar jodohmu atau bukan. Namun jodoh tetaplah jodoh yang misterius.
Berikut ciri-cirinya bisa dilihat yang 90% kemungkinan jodoh:
•Jika dibandingkan dengan mantanmu kebanyakan jelas berbeda, mereka menjalin hubungan tanpa perlu banyak usaha.tidak perlu merubah diri mu sendiri secara berlebihan untuk menarik perhatiannya. Begitu pun dia, kamu langsung merasa nyambung dan cocok saat ngobrol apapun selalu nyambung. Walau biasanya kalian jarang bisa langsung akrab sama orang asing.
•Mungkin dulu kamu harus pakai tahapan pendekatan ala anak muda atau remaja, namun yang ini hubunganmu dan pasangan yang satu ini rasanya berjalan saja dengan mulus. Mereka langsung merasa cocok satu sama lain, menjalani hubungan dengan tenang tanpa beban dan seadanya, diterima oleh keluarga kedua belah pihak. Tanpa kamu sadari ada tangan-tangan lain yang mengatur mulusnya hubungan kalian berdua.
•Mungkin hubungan masa lalu cintamu selalu identik dengan drama yang tidak penting. Kerap menangis karena si dia melakukan hal-hal yang menyakiti hatimu. Menurutmu aturan-aturan yang dia buat kerap terasa mengekang. Walau sudah lama bersama pacaran, kalian belum bisa menyesuaikan diri satu sama lain.
•Kamu merasa lelah menjalani hubungan yang menguras emosi itu. Beberapa hari adem-ayem, tiba-tiba ada drama lagi. Kalau memang dia calon jodohmu hubungan kalian tidak akan terasa seperti naik roller coaster.
Situasi drama itu kerap dimunculkan pasangan yang tidak bisa menghadapi permasalahan secara dewasa. Reaksi berlebihan yang terkesan dramatis adalah substitusi dari keinginan bicara yang tidak bisa dikomunikasikan dengan baik. Anda tentu tidak mau kan dalam hubungan suami-istri nanti nya dipenuhi drama?
•Ciri-ciri bahwa kalian berjodoh adalah penerimaan yang baik kalian dapatkan dari lingkaran orang-orang terdekat. Seorang Mantan pacar dulu tidak bisa dengan mudah melebur dalam perbincangan hangat dengan Orang Tua dan keluarga lainnya. Yang sebelumnya kamu belum pernah menjalin hubungan dengan dia yang langsung bisa nyambung sama sahabat-sahabatmu.
Cuma dia yang bisa begitu. Dan bukan tidak mungkin, memang cuma dia yang bisa melakukan hal itu.
•Si Dia tidak setampan atau secantik bintang film favoritmu. Dia sesekali terlihat bisa berubah jadi makhluk yang egois dan menyebalkan. Kamu juga kerap merasa jengkel kalau dia telat, keluar bloon nya atau dengan tidak sopannya buang angin didepanmu. Pasangan yang sedang bersama denganmu itu tidak sesempurna orang yang kamu idam-idamkan.
Tapi dengan semua kekurangan itu kamu merasa semua hal tersebut wajar dan nyaman saja untuk bisa diterima. Tidak ada sifat mendasar yang sangat berseberangan denganmu. Kamu merasa dia tidak perlu berubah untuk bisa berjalan bersama mu. Bersama dia kamu bisa memahami walau tidak akan ada orang yang sempurna tapi ada orang yang bisa dengan ikhlas kamu terima kelemahannya apa adanya.
•Sebetulnya sesuatu yang paling mengerikan dari kehilangan pasanganmu saat itu bukan karena rasa sepi dan otomatis tidak ada lagi yang memperhatikanmu. Lebih dari itu, kehilangan dia juga berarti kehilangan seorang sahabat baik. Dia yang bisa kamu ajak bertukar pikiran. Seseorang yang bisa mendengarkanmu dan memberimu masukan dengan jujur.
•Tanda lainnya adalah disaat hubungan kalian sudah berkembang dari sekadar cinta indah antara Pria dan Wanita ke pendampingan sepasang sahabat. Dalam dirinya kamu akan menemukan kasih sayang dari seorang kekasih juga kenyamanan jadi diri sendiri yang kamu rasakan kalau lagi bersama sahabat. Pokoknya pasanganmu yang satu ini memang seperti kedapatan undian berhadiah yang kita inginkan.
• Percayalah bahwa Tuhan menjodohkan mu tidak untuk merubahmu jadi lebih buruk kan? Seseorang yang memang sudah tergariskan untukmu secara otomatis akan membaikkanmu. Semenjak kamu bersama dia kamu akan merasakan banyak perubahan yang signifikan ke arah yang lebih positif tentunya. Kalau dulunya kamu agak malas di tempat bekerja, kehadirannya kini jadi penyemangatmu agar lebih giat lagi. Dia itu bagaikan minuman energi yang sanggup membuatmu semangat dan tahan banting.
•Untuk lebih meyakinkan lagi apakah si dia jodohmu atau bukan, coba amati lagi perkembangan kalian secara pribadi pasca memutuskan bersama. Jika kalian tidak ada perubahan setelah menjalin hubungan, maka komitmen kalian perlu dievaluasi, tetapi kalau kamu dan dia sama-sama berkembang ke arah yang lebih baik, ini adalah sinyal yang positif.
•Pada kenyataannya ada sebuah hubungan yang membuat pasangan yang berada di dalamnya jadi tidak punya waktu lagi untuk kehidupan sosialnya. Kemana-mana nempel terus seperti prangko sama pacarnya. Terkadang kamu sampai melupakan hobi yang dulu sangat kamu gemari. Lalu bagaimana mau bersosialisasi dengan sahabat atau menekuni hobi mu itu, sebentar-sebentar menyediakan waktu untuk mengurus drama-drama yang tidak penting.
•Jika si dia bakal jadi jodoh yang baik seharusnya tidak membuatmu jadi lelah secara emosional. Ujung-ujungnya si dia banyak menuntut, seharusnya kamu dan dia sudah bisa menemukan jalan tengah untuk menciptakan hubungan yang seimbang dan saling percaya. Bersama dia kamu tetap punya waktu untuk main dengan teman-temanmu, kamu tetap punya ruang untuk asyik sendiri dengan hobimu itu.
Tapi bagaimana dengan dia? apa dia tidak merasa kesepian? Dia yang sudah tergariskan untukmu akan tetap berada di sisimu walau jarak sekalipun memisahkan kalian. Dia akan selalu mendampingi hidupmu sambil mengejar mimpinya.
•Si dia yang rela berbagi tujuan hidup bersamamu. Kalau memang jodoh, kamu dan dia akan bisa bertoleransi untuk mewujudkan impian berdua. Sebesar apapun cinta kamu ke seseorang, kalau pandangan hidupnya beda biasanya ujung-ujungnya akan bubar jalan. Untuk lebih meyakinkan hal itu caranya coba ajak pasanganmu berbincang-bincang ringan soal hidup macam apa yang ingin dia jalani ke depan nya bersama.
Apakah kalian sama-sama ingin menjalani hidup yang sederhana namun penuh manfaat bagi orang lain? Atau keinginanmu dan dia justru sangat berseberangan? Kamu pengen kerja dimana saja asal dapat banyak uang, ternyata dia oranya tipe idealis tidak mau kerja di perusahaan itu yang menurut cerita buruk memperlakukan pegawainya. Jika ternyata kamu dan dia tidak punya pandangan hidup yang serupa, bisa jadi kalian hanya ditakdirkan bersinggungan saja tanpa harus selamanya bersama.
•Jika kita pikir lebih dalam secara logis bahwa kita akan tinggal bersama dalam sebuah komitmen dengan seseorang asing yang baru kita kenal sekian persen dari seluruh sisa waktu hidup, bukankah hal itu cukup mengkuatirkan? Bagaimana kamu bisa percaya sama orang yang kamu tidak tahu masa lalunya? Siapa yang bisa jamin kalau dia mantan koruptor dan punya banyak cewek simpanan dan dia yang banyak membunuh orang dengan menyengsarakan hidup orang banyak di masa lalu?
Jika memang dia tergariskan jadi jodohmu, masa depan bersama justru akan terlihat membahagiakan dan terang benderang. Walau nanti cicilan rumah dan mobil mahal, biaya sekolah anak yang gratis nya bohong dan tinggi, tapi bersamanya kamu tahu semua akan baik-baik saja bukan? Bahkan kamu bisa membayangkan dia akan jadi Bapak atau Ibu yang baik bagi anak-anakmu kelak.
•Akhir dari sebuah cerita jodoh itu adalah bahwa keyakinan memang tidak bisa ditukar dengan apapun. Saat bertemu seseorang yang sudah tertakdirkan jadi jodohmu kamu akan merasa seperti mur dan baut bertemu ulirnya. Tanpa perlu banyak alasan kamu akan yakin bahwa dialah yang tepat jadi garis akhir petualanganmu selama ini.
Dan di senja hari yang indah, kalian akan saling menyandarkan punggung. Berbagi lelah, berbagi cerita mulai saat pagi hingga malam, bersenda gurau. Betapa indah bukan?
Semoga kehidupan cintamu menyenangkan!
Korban friend.zone?
Friendzone adalah sebuah istilah yang akhir-akhir menjadi populer di dunia maya. Friendzone adalah istilah yg digunakan untuk menyebut kecenderungan kaum hawa untuk menjadikan seorang cowok yg baik dan dapat diandalkan hanya sebagai teman (sementara itu mereka lebih milih jadian sama cowok yg sering bikin mereka nangis, atau mengeluh berjam-jam di telepon mengenai betapa di sekelilingnya tidak ada kandidat cowok yg menarik untuk dijadikan pacar)
Pasti bahagia dong kalau cewek yang kamu PDKT-in ternyata juga respon sama PDKT-mu itu. Kamu perhatian sama si dia, dia juga balas perhatian sama kamu. Tapi hati-hati dulu. Jangan langsung senang kalau dia juga punya rasa yang sama seperti kamu. Bisa saja dia membalas perhatianmu itu karena dia merasa tidak enak sama kamu. Kan kamu teman dekatnya? Tidak salah dong kalo dia perhatian sama temannya?

Ragu untuk menikah?
Apakah termasuk tidak normal jika seseorang enggan menikah karena ragu?
Hasil penelitian, seperti dilansir oleh womens health mag, orang yang mengalami keraguan beberapa hari sebelum menikah memiliki resiko 2.5 kali lebih besar untuk bercerai dalam waktu empat tahun mendatang dibandingkan orang yang tidak memiliki keraguan apapun, terutama wanita.
Pada penelitian ini, para peneliti bertanya pada sekitar 232 pasangan yang baru saja menikah 1 bulan lalu untuk mengetahui apakah mereka merasakan keraguan sebelum menikah.
Para peneliti kemudian melakukan survei lanjutan setiap 6 bulan selama 4 tahun dan menemukan bahwa rasa ragu yang dirasakan sebelum menikah mungkin dapat menyebabkan masalah yang lebih besar daripada hanya sekedar keraguan sesaat saja.
Walaupun banyak orang mengatakan bahwa merasa ragu beberapa hari sebelum menikah merupakan hal yang normal, akan tetapi apakah Anda yakin keraguan Anda merupakan sesuatu hal yang normal dan bukan suatu pertanda bahaya?
Jadi bagaimana cara membedakannya? berikut ini, beberapa skenario yang mungkin dialami oleh pasangan yang akan menikah dan jawaban dari para ahli mengenai apakah keraguan yang dialami oleh pasangan tersebut merupakan hal yang normal atau justru merupakan suatu tanda bahaya.
•Anda dan pasangan tidak memiliki ketertarikan yang sama (Normal)
Jika Anda merupakan tipe orang yang suka berjalan-jalan ke luar sedangkan pasangan Anda merupakan tipe orang yang lebih suka menghabiskan waktu senggang di dalam rumah, maka tidak ada yang perlu Anda khawatirkan.
Sebagian besar pasangan bukanlah orang yang 100 persen cocok.
Selama Anda dan pasangan masih memiliki berbagai hal lainnya yang sama-sama Anda dan pasangan sukai, maka Anda tidak perlu merasa berkewajiban untuk menyukai apa yang ia sukai setelah Anda dan si dia menikah.
•Anda dan pasangan memiliki prinsip yang berbeda (Berbahaya)
Bila berhubungan dengan prinsip hidup seseorang seperti tanggung jawab, keyakinan, dan keluarga; maka Anda dan pasangan harus memiliki pandangan yang sama.
Akan tetapi, hal ini bukan berarti Anda dan pasangan harus berpisah. Mengapa? karena berbeda agama atau karena ia lebih dekat dengan orang tuanya daripada kedekatan Anda dengan orang tua Anda.
Bagaimana Anda dan pasangan akan berkompromi mengenai hal ini di masa depan, ini penting.
Misalnya bila Anda dan pasangan memiliki keyakinan atau agama yang berbeda maka terdapat beberapa hal yang harus Anda sepakati dengannya sedari awal.
Hal apa saja? seperti bagaimana Anda dan pasangan akan merayakan hari raya tertentu atau bagaimana Anda dan pasangan akan membesarkan anak nantinya.
Sama halnya dengan perbedaan keyakinan yang membutuhkan kompromi sejak awal, kedekatan hubungan keluarga pun demikian.
Anda dan pasangan harus mendiskusikan apa yang akan ia lakukan bila ibunya melewati batas atau mengganggu hubungan Anda dengan pasangan.
•Anda dan pasangan sama-sama harus menetapkan suatu batasan.
Seringkali berbagai perbedaan ini dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik dan keinginan untuk saling berkompromi.
Akan tetapi, bila berbagai masalah ini tidak juga berhasil diselesaikan hingga hari pernikahan, maka bukan tidak mungkin perbedaan ini juga dapat menyebabkan terjadinya berbagai masalah dalam kehidupan pernikahan Anda dengan pasangan nantinya.
•Anda khawatir Anda akan berselingkuh (Berbahaya)
berselingkuh sebelumnya, maka Anda pun tidak perlu khawatir.
Banyak pasangan berada dalam situasi di mana kesempatan mereka untuk berselingkuh sangat tinggi.
Akan tetapi, bila Anda telah merasa bahagia dan puas terhadap pasangan Anda dan Anda tidak pernah berselingkuh sebelumnya, maka Anda pun tidak perlu khawatir bahwa Anda akan mengkhianati pasangan Anda.
Akan tetapi, bila Anda merupakan tipe orang yang cenderung selalu berusaha mencari perhatian dan kasih sayang dari orang lain selain pasangan Anda, maka hal ini dapat sangat berbahaya.
Jadi, apa yang harus dilakukan? jangan melanjutkan rencana pernikahan Anda bila Anda diliputi oleh rasa takut. Sangatlah penting untuk mencari tahu mengapa Anda selalu ingin berselingkuh.
Jangan lupa untuk memberitahu pasangan Anda mengenai hal ini.
•Bila Anda dan pasangan tetap tidak dapat menemukan jalan keluar dari masalah tersebut, maka akan lebih baik bila Anda berkonsultasi dengan seorang ahli.
Si dia tidak ada dalam rencana masa depan Anda (Normal)
Pada zaman modern ini, pekerjaan, karir, dan cita-cita dapat menghambat hubungan Anda dan pasangan, bahkan pada para pasangan yang telah menikah sekalipun. Akan tetapi, bukan berarti hal ini tidak dapat diselesaikan.
Dalam suatu hubungan, kedua belah pihak harus siap berkorban bagi pihak lainnya karena pasti ada saatnya di mana Anda harus berkorban untuk pasangan Anda, begitu pula sebaliknya.
Lebih baik bila Anda dan pasangan sama-sama mendiskusikan masa depan Anda bersama seperti berapa jumlah anak yang diinginkan, karir, hewan peliharaan, di mana tempat tinggal yang diinginkan, dan sebagainya.
•Anda tidak yakin apakah Anda masih mencintainya (Berbahaya)
Kecuali Anda menikah karena dijodohkan, maka biasanya terdapat rasa cinta di antara Anda dan pasangan saat menikah. Akan tetapi, bila Anda dan pasangan telah lama menjalin hubungan asmara, maka mungkin api cinta yang ada tidak lagi sepanas dulu dan ini merupakan hal yang biasa terjadi.
Tetapi, bila rasa ketertarikan di antara Anda dan pasangan mulai menghilang menjelang hari H, maka hal ini merupakan suatu masalah yang serius.
Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hal ini? Cari tahu apa penyebabnya! Cobalah untuk menyelesaikannya bersama dengan pasangan Anda dan berkonsultasilah dengan ahli bila masalah yang ada tidak dapat diselesaikan sendiri oleh Anda dan pasangan.
Sumber: Women health mag